Hal itu di sampaikan langsung oleh Kasat Pol PP Kota Padang, Candra Eka Putra, untuk mengurangi pelanggaran-pelanggaran kedisiplinan anggota khususnya kedisiplinan jam masuk dan jam pulang kerja.
Dijelaskannya, sistem ini adalah inovasi Anggota Satpol PP yang akan dirancang se maksimal mungkin untuk keperluan absen digital yang selama ini sudah digunakan oleh satuan.
"Absen ini bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel. Absen digital yang selama ini menggunakan teknologi fingerprint, sekarang anggota memiliki inovasi dengan sistem scan QR code dari Hp masing-masing anggota dan ini akan kita kembangkan terus, karena integrasi waktu nyata (real-time) yang langsung terhubung ke Bagian ke Pegawaian,"kata Chandra.
Ia mengatakan, kuatnya sebuah kesatuan, bukan saja berasal dari rasa korsa dan loyalitas itu sendiri, namun juga berada pada kedisiplinan waktu.
"Ketika satu orang tidak disiplin atau terlambat datang, maka bisa berdampak pada seluruh tim, karena sistem komando. Dengan absensi scan QR Code ini, tentu memudahkan seluruh pimpinan untuk memonitor dan mengawasi seluruh anggota, karena semua tercatat secara akurat,"tambah Chandra.
Selain itu, manfaat utama dari sistem ini tentu untuk mengurangi potensi manipulasi data dan memudahkan proses rekapitulasi kehadiran serta juga untuk upaya mendukung proses penilaian kinerja berbasis data yang di harapkan.
Di rencanakan, sistem ini juga akan dikembangkan ke fitur-fitur lainnya seperti izin online, notifikasi keterlambatan, hingga integrasi dengan sistem penilaian kinerja (e-kinerja) di masa mendatang.
"Sikap disiplin bukan hanya soal ketaatan terhadap perintah, tetapi juga menunjukkan integritas dan profesionalisme. Begitu pula dengan ketepatan waktu, yang menunjukkan kesiapan mental dan fisik anggota dalam menjalankan tugas kapan pun dibutuhkan,"terang Chandra.

0 Komentar